Perbedaan Kelabang dengan Luwing

Perbedaan Kelabang dengan Luwing

[Animal Lovers] Mungkin Anda sering menyamakan 2 hewan ini, karena bentuk fisik mereka yang hampir serupa. Iya, kelabang dengan luwing. 2 hewan ini sama-sama memiliki kaki yang banyak. Namun pernahkah Anda memperhatikan perbedaan jelas diantara kedua hewan tersebut? Apa yang menjadi perbedaan kelabang dengan luwing?

Berikut ini beberapa hal yang membedakan kedua hewan tersebut :

Perilaku

Cara paling mudah membedakan keduanya adalah dengan melihat perilakunya. Jika ditemukan di bawah batang kayu segera lari, itu adalah kelabang. Jika meringkuk dan tidak bergerak, itu adalah kaki seribu. Secara tidak langsung, perilaku ini menunjukkan perbedaan gaya hidup dari kelabang dan luwing. Kebanyakan lipan adalah predator tangkas yang biasanya memakan arthropoda yang lebih kecil. Sebaliknya, luwing atau kaki seribu mengonsumsi materi tanaman yang membusuk sebagai makanannya. Kebiasannya meringkuk ketika bertemu ancaman, merupakan bentuk pertahan luwing sambil mengeluarkan zat kimia beracun.

Posisi Kaki

Dari posisi kaki juga menunjukkan perbedaan diantara keduanya. Kaki kelabang biasanya melebar jauh dari tubuh, sementara kaki luwing mengarah langsung ke tanah. Selain itu, luwing memiliki dua pasang kaki di setiap bagan tubuhnya sedangkan kelabang hanya memiliki sepasang kaki per bagan. Artinya, luwing memiliki kaki lebih banyak daripada kelabang.

Habitat

Lipan dan luwing sebenarnya mudah ditemui di semua daerah, kecuali benua Antartika. Kebanyakan mereka hidup di darat, meski ada beberapa spesies ada yang hidup di air. Meski begitu, dari sisi habitat, keduanya punya tempat hidup yang berbeda. Kelabang lebih menyukai tempat yang kering. Sedangkan luwing, lebih menyukai tempat yang lembab seperti hutan, meskipun beberapa luwing juga ditemukan di gurun.

Racun

Dalam hal bertahan hidup dan memangsa, kelabang merupakan predator yang memiliki racun mematikan bagi mangsanya. Tapi racun kelabang tidak berbahaya bagi manusia. Meski tidak berbahaya, Sebaiknya Anda menghindari gigitan dari kelabang karena dapat mengakibatkan rasa sakit yang sebanding dengan sengatan tawon. Lain halnya dengan luwing, mereka diketahui tidak menggigit atau menyengat. Meski demikian, luwing memiliki pertahanan kimia meski dalam jumlah yang sangat kecil. Umumnya, cairan kimia yang dikeluarkan luwing jika mengenai kulit manusia dapat ditangani dengan mencuci tangan secara menyeluruh menggunakan sabun.


 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*